aksiradio – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) kumpulkan perwakilan seluruh Indonesia sebagai ajang silaturrahmi dan workshop
Acara tersebut dilaksanakan di Hotel AsiaLink, Jl. Raya Badami Kel. Margakaya, Kec. Telukjambe Barat, Karawang, pada Sabtu, 18 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
PPSI merupakan organisasi yang berfokus pada pelestarian, pengembangan, dan pembinaan pencak silat tradisional, khususnya aliran Jawa Barat (Pasundan).
PPSI berfokus pada seni budaya, bela diri tradisional, dan bernaung di bawah KORMI. Berbeda dengan IPSI yang fokus pada prestasi/olahraga di bawah naungan KONI.
Galih, Ketua Umum DPP PPSI mengapresiasi kehadiran para anggota yang hadir di dalam kegiatan tersebut bahkan tak kurang perwakilan dari 17 provinsi di Indonesia.
“Acara ini merupakan acara dalam rangka silahturahmi lebaran dan sekaligus workshop, alhamdulillah sebanyak 17 perwakilan provinsi di Indonesia hadir dan acara dilaksanakan hanya dalam satu hari,” ujar Galih, Ketua DPP PPSI.
Lebih lanjut Galih menambahkan selain silaturahmi, pertemuan ini akan mengedepankan workshop PPSI selama kurun waktu 2026, baik kegiatan bertaraf nasional maupun internasional.
Sementara salah satu peserta workshop perwakilan dari Kalimantan Selatan mengatakan bahwa acara ini sangat luar biasa, untuk itu dirinya hadir.
“Acara ini cukup luar biasa karena PPSI mampu mengumpulkan para pegiat seni dan budaya untuk duduk bareng dan memajukan pencak soal tradisional Indonesia,” ungkap DR.(H.C) KP. Johan Amin,SE,MSi budayawan Kalimantan Selatan.
Seni budaya itu milik kita semua sebagai warga negara Indonesia, Budaya Pencak Silat menjadi salah satu diantaranya, harus dijaga, dirawat dan dilestarikan dengan penuh niat, semangat kebersamaan dan gotong royong.






