NEWS  

Papdesi Adakan Audiensi Terkait Pencairan ADD

aksiradio – Memasuki Awal bulan April, akibat belum jelasnya pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) Siltap – Operasional hingga Dana Bagi Hasil PDRD, Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) adakan Audiensi. Senin 03/04/2023.

Bulan Suci Ramadhan sudah memasuki Minggu kedua, namun pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) Siltap – Operasional hingga Dana Bagi Hasil PDRD belum ada kejelasan, sementara roda pemerintahan harus terus berjalan. Papdesi berharap cair sebelum Lebaran tiba.

Audensi tersebut dihadiri oleh Kepala DPMD Karawang Wiwi Trisnawati dan pejabat BPKAD hingga perwakilan BJB Cabang Karawang

“Agenda pertemuan DPC Papdesi hari ini adalah silaturahmi bersama DPMD, BPKAD dan Bank BJB Cabang Karawang untuk mendorong percepatan pencairan ADD Siltap, Operasional Rt/Rw, BPD berikut DBH-PDRD segera realisasi pencairannya,”jelas Ketua Papdesi Karawang Deni Supriyatna.

“Saya mewakili semua Kades yang juga ikut hadir dari lintas kecamatan ini, meminta semua anggaran tersebut dapat dicairkan sebelum lebaran/idul fitri, atau maksimalnya pada H-3,”harap Deni sekaligus menjabat sebagai Kades Kalijati Kecamatan Jatisari.

“Kita tahu dilapangan banyak berkas, syarat dan lainnya. Disisi lain, pencairannya juga sedikit lambat. Kita datang meminta percepatan agar pencairannya ini bisa segera sebelum lebaran, baik ADD maupun DBH,”lanjut Ketua Papdesi.

Deni menambahkan, soal distribusi siltap non tunai yang diberlakukan tahun ini, Kalau memang belum ada kesiapan, sebaiknya jangan dulu di laksanakan ketimbang memperlambat serapan yang seharusnya sudah diterima aparat desa dan BPD. Namun demikian, untuk siltap perangkat diakuinya, memang mau tidak mau Pemkab harus menjalankan amanah inmendagri Nomor 28 tahun 2022 soal distribusi non tunai.

“Jadi kesimpulannya, baik DPMD, BPKAD dan BJB sepakat bisa dicairkan sebelum lebaran. Tapi, tetap persyaratan normatif seperti biasa baik ajuan dan SPJ juga diharapkan bisa di sempurnakan desa-desa,”pungkas Deni.

Sementara mengenai audiensi tersebut Kadis DPMD Wiwi Trisnawati menjelaskan, “intinya semua yang terlibat akan bekerjasama guna kelancaran proses pencairan. Baik itu DPMD, BPKAD, Bank BJB maupun desa itu sendiri.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *