Aksiradio – Usai ricuh akibat penolakan relokasi para pedagang Pasar Rengasdengklok kemarin, yang sempat viral di media massa, terpantau satu hari setelah bentrok, para pedagang dibantu anggota LSM GMBI membongkar lapaknya masing-masing. Kamis (8/12/2022).
Pembongkaran yang dilakukan para pedagang merupakan hasil mediasi antara Kodim 0604 Karawang dengan LSM GMBI dan para Pedagang Pasar Rengasdengklok.
Salah satu pedagang yang sempat diwawancarai dan tak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa pembongkaran yang dilakukan olehnya merupakan inisiatif sendiri untuk menjaga ketenangan masyarakat Rengasdengklok dan adanya mediasi antara perwakilan para pedagang dengan aparat keamanan.
Terlebih akan adanya peninjauan kembali mengenai harga kios/los yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pihak pengelola.
Ditambahkan mengenai hasil rapat dengar pendapat yang menghasilkan empat point’ kesepakatan antara pedagang dan anggota legislatif akan dipertimbangkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.
Sementara di tempat terpisah Wakil Ketua DPD LSM GMBI Karawang, Surono mengatakan, para pedagang Pasar Rengasdengklok dan anggota LSM berinisiatif sendiri dan secara sukarela mengosongkan lapak dagangannya di Pasar,” ujarnya.
“Yang terpenting adalah kami memohon kepada Pemkab Karawang agar memberikan solusi terbaik tentang mahalnya harga los/kios di Pasar baru Rengasdengklok,” ucap Surono.
Surono juga mewakili para pedagang pasar Rengasdengklok, meminta maaf kepada masyarakat Rengasdengklok khususnya dan masyarakat umumnya, atas insiden bentrokan yang telah terjadi selama ini, terutama kemaren.






