Geng Motor Berulah di Karawang, Akibatkan Seorang Pemuda Alami Luka Tusukan

aksiradio – Aksi kekerasan geng motor mulai menampakkan diri di Kabupaten Karawang, setelah ramai membuat ulah di luar Karawang seperti yang viral media sosial, kini berulah dan memakan korban seorang pemuda dengan luka tusukan di badan. Senin (13/02/2023) sekira pukul 02:00 WIB.

Ulah Geng Motor menimbulkan kerugian baik benda maupun korban. Keresahan warganet akibat ulah geng motor di media sosial, kini dirasakan warga masyarakat Karawang.

Baru-baru ini tiga pemuda ketika melintas di Jembatan Pabrik Es, diserang geng motor tanpa sebab dan alasan yang jelas, dengan rasa takut ketiga pemuda ini langsung tancap gas menghindar dari serangan geng motor melalui jalan kertabumi, namun nahasnya setelah dipepet persis di depan kantor PLN Karawang, geng motor yang berjumlah 4 motor dengan jumlah 10 orang langsung menganiaya ketiga pemuda, dua korban berhasil lolos namun seorang pemuda bernama Akbar menjadi korban penganiayaan kebrutalan geng motor tersebut.

Akbar yang tersungkur dengan penuh darah akibat luka bacokan langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang hingga berita ini diturunkan korban masih dalam perawatan intensif.

Kronologi Kejadian

Diceritakan Akbar, setelah dari GOR dirinya bersama rekannya melanjutkan main ke depan RS. Joko Pramono untuk main PS sampai pukul 01:00 WIB dilanjutkan makan ke Gangd Taruma. Kemudian pulang ke Mekarjati.

“Saat lewat play over bawah sampai lampu merah, saya lihat di spion ada yang ngikutin 4 motor. Karena merasa di ikutin kita tancap gas arah Popomcol lewat Kertabumi,” bebernya.

Menurut Akbar, jumlah geng motor yang mengejar kurang lebih berjumlah 10 orang. Saat depan komplek pengairan mereka di pepet sampai terjatuh.

“Disitu kita dikeroyok, kaki saya di strum dan saya pasrah. Setelah mereka bubar saya dengan rasa sakit meminta pertolongan warga sekitar, kejadian tersebu sekitar jam 02:00 WIB t,” jelasnya

Ditempat terpisah salah seorang korban Sigit Herdiansyah menceritakan saat dirinya dikeroyok sempat melakukan perlawanan, namun karena kalah jumlah dia melrikan diri ketempat yang lebih aman untuk minta pertolongan warga.

“saat kita dikeroyok, sempet saya melakukan perlawanan. Tapi karena ga mungkin dengan jumlah mereka yang banyak saya lari menyelamatkan diri dan sempet terjatuh lari lagi. Setelah merasa aman karena sudah hampir mau shubuh saya balik ke tempat kejadian dan teman saya akbar sudah ga ada dibawa sama warga ke rsud. Dan akhirnya saya juga sama ajay diantar warga nyusul ke rsud,” jelasnya.

Setelah kejadian ke 3 orang pemuda tersebut bersama orang tuanya melaporkan kejadian pengeroyokan ke Polres Karawang dengan laporan: LP/ B/251/ II / 2023 / SPKT / POLRES KARAWANG/ POLDA JABAR,

Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian terus mengejar dan berusaha menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan kejadian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *