Usaha Tak Kenal Lelah Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam

aksiradio – Usaha yang tak kenal lelah selama 3 hari terakhir usai dinyatakan hanyut di Sungai Cikaranggelam pada 27 Februari 2023 lalu, seorang pemuda berinisial AMI (23), warga Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan korban tenggelam tersebut membuat geger warga Pajaten, Dusun Pajaten RT/RW 004/006, Desa Dawuan Tengah Kec. Cikampek, Kab. Karawang pada Rabu (01/03/2023).

Pencarian korban tenggelam dipimpin langsung Kapolsek Cikampek, Kompol A. Mulyana yang menyatakan korban pertama kali ditemukan sekira pukul 12.30 WIB, dipinggiran Sungai Cikaranggelam, Dusun Pajaten, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek.

“Korban berhasil ditemukan setelah tiga hari dalam pencarian. Kami beserta tim SAR gabungan menemukan korban sudah dalam meninggal dunia sekira pukul 12.30 WIB, di pinggir Sungai Cikaranggelam, Desa Dawuan Tengah,” jelas Kapolsek Cikampek.

Jasad korban saat ini telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan INAFIS Polres Karawang kemudian dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu, sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka.

Kepala Desa Cikampek Timur, Kriswanto, kepada awak media, menghaturkan duka cita yang mendalam tentang adanya kabar penemuan jasad tersebut.

“Atas nama jajaran Pemerintah Desa Cikampek Timur dan juga pribadi, kami mengucapkan duka cita terhadap musibah ini. Semoga keluarga tetap tabah menerima ujian Allah SWT,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kriswanto juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian korban

“Kami juga berterimakasih kepada tim SAR gabungan, TNI-Polri, BPBD, Basarnas, tim rescue UNPAD, juga relawan dan masyarakat setempat yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pencarian korban selama 3 hari ini,” tutup Kriswanto

Kepala Desa Cikampek Timur juga menghimbau kepada seluruh mayarakat Cikampek dan sekitarnya, dimusim hujan ini untuk tetap waspada dan berhati-hati tidak melakukan aktivitas yang membahayakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *