aksiradio – Aksi kekerasan terhadap seorang pemuda setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran menggunakan sepada motor, mengakibatkan luka tusukan ditubuh korban terjadi pada Senin (13/02/2023) sekitar pukul 02:00 WIB.
Masyarakat beranggapan penganiayaan yang terjadi beberapa waktu lalu di jl. Kertabumi persis di depan kantor pusat PLN adalah ulah geng motor yang mulai menampakkan diri di Kabupaten Karawang, setelah ramai seperti yang viral media sosial.
Ulah Geng Motor menimbulkan kerugian baik benda maupun korban. Keresahan warganet akibat ulah geng motor di media sosial, kini narasi tersebut viral berseliweran dan membuat resah warga masyarakat Karawang.
Berdasarkan penyelidikan dan investasi yang terjadi terhadap tiga pemuda dilaporkan dianiaya dilaporkan, berawal dari nongkrong bareng di seputaran Gedung Olah raga Panatayuda Karawang, tiga orang pemuda menenggak minuman beralkohol, usai menenggak minuman keras ketiga pemuda tersebut berniat pulang ke rumah, namun saat mengendarai kendaraan ketiga pelaku yang menggunakan satu kendaraan menggeber gas kendaraannya saat melintasi sekelompok pemuda lain yang sedang nongkrong.
Merasa diejek dan tersulut emosi kelompok pemuda yang sedang nongkrong tersebut mengejar. Aksi kejar-kejaran tersebut terjadi hingga di Jembatan Pabrik Es, melintas Anjun hingga jalan kertabumi.
Aksi kejar-kejaran terhenti setelah motor yang dikendarai 3 orang tersebut dapat dipepet persis di depan kantor PLN Karawang, keributanpun tak dapat ter-elakkan. 2 dari tiga pemuda dalam satu kendaraan berhasil kabur dan melarikan diri, 1 korban nahas babak belur dan roboh dihajar dengan menggunakan senjata tajam.
Ditempat terpisah salah seorang korban Sigit Herdiansyah menceritakan saat dirinya dikeroyok sempat melakukan perlawanan, namun karena kalah jumlah dia melrikan diri ketempat yang lebih aman untuk minta pertolongan warga.
“saat kita dikeroyok, sempet saya melakukan perlawanan. Tapi karena ga mungkin dengan jumlah mereka yang banyak saya lari menyelamatkan diri dan sempet terjatuh lari lagi. Setelah merasa aman karena sudah hampir mau shubuh saya balik ke tempat kejadian dan teman saya akbar sudah ga ada dibawa sama warga ke rsud. Dan akhirnya saya juga sama ajay diantar warga nyusul ke rsud,” jelasnya.
Korban yang tersungkur dengan penuh darah akibat luka bacokan berinisial Akbar langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang hingga berita ini diturunkan korban masih dalam perawatan intensif.
Pihak rumah sakit RSUD saat dikonfirmasi mengatakan luka yang dialami Akbar dapat ditangani tim dokter.
Setelah kejadian ke 3 orang pemuda tersebut bersama orang tuanya melaporkan kejadian pengeroyokan ke Polres Karawang dengan laporan: LP/ B/251/ II / 2023 / SPKT / POLRES KARAWANG/ POLDA JABAR,
“Sudah kita laporkan, semoga ini secepatnya ditindaklanjuti demi keamanan dan kenyamanan warga Karawang dari aksi geng motor,” pungkas Sigit.
Setelah kejadian penganiayaan tersebut dua teman korban yang berhasil lolos melaporkan kepada orang tua korban, orang tua korban bergegas melaporkan kejadian penganiayaan terhadap anaknya ke Polres Karawang
Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian terus mengejar dan berusaha menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan kejadian tersebut.






