aksiradio – Satu hari berselang tragedi Itaewon Korea, Jembatan tua bersejarah di negara bagian Gujarat yang dibangun pada masa penjajahan Inggris pada abad ke-19 rubuh dan memakan korban ratusan jiwa.
Jembatan sepanjang 230 meter itu sebagai Jembatan yang dikenal sebagai Julto Pool, menyeberangi Sungai Machhu. Jembatan itu sempat ditutup untuk renovasi selama enam bulan dan baru dibuka lagi pekan lalu.
Kejadian bermula ketika jembatan penyeberangan di atas Sungai Machhu itu dipenuhi oleh wisatawan lokal yang sedang menikmati akhir pekan sekaligus liburan perayaan Diwali atau festival cahaya, dan liburan Chhath Puja. Saksi mata yang menyebut namanya Sukram menduga jembatan runtuh karena kelebihan beban.
Perdana Menteri Narendra Modi, yang berada di negara bagian Gujarat untuk kunjungan kerja, mengatakan dia telah mengarahkan kepala menteri negara bagian untuk segera memobilisasi tim untuk operasi penyelamatan.
Pemerintah, dalam sebuah keterangan, menyatakan 50 personel angkatan laut dan 30 angkatan udara dipanggil untuk membantu tim penanggulangan bencana nasional untuk melacak orang hilang. Sementara sebuah tim beranggotakan lima orang ditunjuk untuk melakukan penyelidikan atas bencana tersebut.
Saat peristiwa itu terjadi, korban di lokasi kejadian jatuh ke sungai yang ada di bawahnya. Seperti dilansir Reuters, lusinan orang berpegangan pada kabel dan memutar di sisa-sisa jembatan untuk menyelamatkan diri. Tim darurat berjuang keras menyelamatkan mereka yang ada di atas Sungai Machhu, yang berada di kota Morbi. Kota tersebut terkenal sebagai pusat manufaktur keramik.
Atul Prajapati, petugas medis di rumah sakit pemerintah di dekat lokasi bencana, mengatakan pihaknya telah menemukan 81 mayat dan proses ritual terakhir telah dimulai. Puluhan orang juga disebut terluka.
Pihak berwenang mengatakan lebih dari 400 orang berada di dalam dan di sekitar jembatan gantung era kolonial itu pada saat ambruk. Menteri Dalam Negeri Harsh Sanghavi mengatakan lebih dari 150 orang berada di jembatan itu.
“Kami telah menemukan 120 jenazah sejauh ini. Jumlah korban kemungkinan akan meningkat karena operasi pencarian berlanjut,” kata kepala polisi di kota barat Morbi, Gujarat, India, P. Dekavadiya, Minggu (30/10) malam.
Selain karena usia infrastruktur yang sudah tua, jembatan itu disebut ambruk karena kelebihan muatan.
Narasi: JS
LOWONGAN PEKERJAAN
Persyaratan :
– Pria / Wanita
– Pendidikan minimal SLTA (diutamakan D3)
– Berpengalaman di bidangnya
– Jujur, inisiatif, Komunikatif, orientasi pada target dan bertanggung jawab
– Berpenampilan Menarik
Kirimkan lamaran anda ke :
Galeri Marketing Grand Villa
Jl. Suhud Hidayat – Warung Bambu – Karawang
Telp. 0851-0251-5183
Wujudkan Mimpimu menjadi Nyata






