NEWS  

Peringati Dua Tahun Berkuasa, Masyarakat Minta Pemerintah ‘Sadar’

aksiradio – Jalanan Jakarta kembali diselimuti gelombang aspirasi publik pada Selasa, 20 Oktober 2026. Aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam “Komite Sadar” turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk mengawal dan memperingati tepat dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

​Aksi yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini tidak dipusatkan di Gedung DPR atau Istana Negara sebagaimana mestinya, melainkan memilih dua lokasi simbolis Tugu Proklamasi dan Tugu Tani.

Pemilihan tempat ini membawa pesan mendalam tentang semangat memperjuangkan kedaulatan rakyat dan jeritan masyarakat arus bawah.

​Ribuan massa aksi tampak memadati area sekitar Tugu Proklamasi, membawa spanduk besar dan orator yang bergantian menyampaikan aspirasi. Sementara itu, simpul massa di Tugu Tani menggalang aksi teatrikal yang menggambarkan kondisi terkini perekonomian rakyat dan dampak isu lingkungan.

​Dalam aksi ini, Komite Sadar menyuarakan tiga rapim (Rapor Merah & Imbauan) utama kepada pemerintah:

​Penanganan Karhutla & Kebijakan Lingkungan:

Massa menuntut ketegangan dan komitmen serius pemerintah dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penegakan hukum bagi korporasi yang merusak lingkungan.

​Kesejahteraan Ekonomi Rakyat:

Menyoroti stabilitas harga bahan pokok, keterjangkauan lapangan kerja, dan dampak kebijakan ekonomi terhadap daya beli masyarakat dalam dua tahun terakhir.

​Penguatan Demokrasi & Kebebasan Berpendapat:

Mengingatkan pemerintah untuk terus menjaga ruang sipil (civil space), menjamin kebebasan berekspresi, serta memastikan reformasi hukum berjalan secara transparan dan berkeadilan.

​”Aksi ini bukan sekadar kritik belaka, melainkan bentuk kasih sayang rakyat untuk memastikan arah pemerintahan Prabowo-Gibran tetap berada di jalur konstitusi dan kepentingan masyarakat,” ujar salah satu koordinator lapangan Komite Sadar di Tugu Proklamasi.

Aksi penyampaian pendapat ini berjalan dengan damai, tertib, dan kondusif. Perwakilan dari pihak Kementerian Sekretariat Negara (Kasetneg) dan Kantor Staf Presiden (KSP) menemui massa di Tugu Proklamasi untuk menerima berkas tuntutan (dokumen aspirasi) secara langsung.

Beberapa poin hasil penting pasca-aksi meliputi:

​Penyerahan Naskah Aspirasi: Berkas tuntutan Komite Sadar resmi diterima oleh perwakilan pemerintah untuk segera disampaikan dalam rapat evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

​Komitmen Dialog Terbuka: Pihak KSP menyatakan siap membuka ruang audiensi lanjutan bersama perwakilan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk membahas langkah konkret terkait penanganan karhutla dan evaluasi ekonomi daerah.

​Lalu Lintas Kembali Normal: Usai menyampaikan aspirasi dan melakukan pembersihan sampah secara mandiri (clean-up action), massa membubarkan diri secara tertib jelang petang, sehingga arus lalu lintas di sekitar Menteng dan Tugu Tani kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *