aksiradio – Dua minggu, dua gelar Super Series, dan bonus fantastis bernilai miliaran rupiah. Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, sukses mengguncang panggung bulutangkis dunia.
Hanya dalam kurun waktu satu minggu, duet ini tak hanya memborong trofi bergengsi, tetapi juga mendadak tajir melintir setelah meraup pundi-pundi hadiah mencapai Rp3,9 Miliar!
Konsistensi luar biasa mereka diawali dengan meraih podium tertinggi di Japan Open 2026 pada 19 Juli 2026. Tak butuh waktu lama untuk beristirahat, hanya berselang sepekan, tepatnya pada Minggu, 26 Juli 2026, Fajar/Fikri kembali tampil perkasa dan sukses mempertahankan gelar juara di ajang China Open 2026.
Pencapaian ini terbilang sangat impresif mengingat padatnya jadwal turnamen yang menguras stamina dan mental para atlet di level tertinggi kejuaraan bulutangkis.
Dua gelar beruntun ini tidak diraih dengan mudah. Rasa lelah yang membakar otot-otot tak menghalangi semangat membara mereka di atas lapangan. Fajar Alfian mengakui betapa beratnya perjuangan mereka melintasi dua turnamen berturut-turut tersebut.
“Kami sebenarnya sudah sisa-sisa tenaga, dua minggu yang sangat melelahkan. Tapi kami coba terus bertahan, mencari cara bagaimana untuk memenangkan pertandingan. Saya berterima kasih buat Fikri yang sudah meng-cover semua bagian area lapangan,” ungkap Fajar seusai laga.
Usaha memang tak pernah membohongi hasil. Fikri pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sang senior yang dinilainya sangat krusial dalam mengatur tempo dan strategi permainan saat kondisi fisik mulai menurun.
“Peran Fajar sangat besar dalam keberhasilan kami meraih gelar juara ini. Saya mendapat banyak arahan dan dukungan dari Fajar sepanjang pertandingan,” ujar Muhammad Shohibul Fikri.
Keberhasilan Fajar/Fikri memboyong dua gelar besar sekaligus memanen Rp3,9 miliar dalam waktu seminggu adalah bukti nyata dari kerja keras, mental baja, dan komitmen tinggi.
Semoga perjuangan pantang menyerah Fajar/Fikri ini bisa menjadi suntikan semangat dan inspirasi bagi para pebulu tangkis muda Indonesia untuk terus berproses, tidak cepat menyerah, dan berani bermimpi besar menguasai panggung dunia.






