aksiradio – Saling sikut demi bertahan hidup. Itulah atmosfer yang tersaji pada hari ketiga turnamen bulu tangkis di GOR Putra Mandiri. Rabu, 08 Juli 2026.
Sengitnya persaingan membuat mayoritas laga harus diselesaikan melalui drama rubber game. Akibatnya, adu strategi, taktik, adu mekanik, skill, hingga ketahanan fisik tertuang habis-habisan di lapangan.
Tak ada satu pun kontestan yang rela mengemas koper mereka dan pulang kampung lebih awal. Suhu udara Karawang yang menyengat sejak pagi sama sekali tidak menyurutkan mental bertanding, terutama di kategori anak-anak. Mereka tetap spartan berburu poin demi poin.
Di pinggir lapangan, gemuruh dukungan dari official, orang tua, dan penonton tak henti-hentinya membakar semangat para atlet muda yang sedang bertarung ketat.
Laga yang sarat emosi ini pun menguras air mata. Tangis pecah di akhir laga; ada tangis haru penuh kebanggaan dari sang pemenang dan ada pula tangis penyesalan mendalam dari mereka yang harus terjungkal.
Panitia mencatat, total ada 78 pertandingan yang digelar hari ini. Pola permainan yang alot membuat jadwal turnamen molor cukup panjang dari skedul awal.
“Jadwal pertandingan mengalami keterlambatan dari skedul yang sudah ditetapkan panitia. Hal ini terjadi karena saking banyaknya partai yang harus diakhiri dengan rubber game,” ungkap Gilang Vega Oriedhina, panitia di meja pertandingan.
Menariknya, meski waktu molor hingga satu jam, animo penonton justru antipasang surut. Semakin malam, tribun GOR Putra Mandiri justru semakin membludak. Penonton bergeming di kursi mereka, terhipnotis oleh keseruan laga yang disajikan.
Molornya jadwal ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di sekitar area komersial turnamen, mulai dari pedagang makanan, minuman, pakaian hingga aksesoris.
“Alhamdulillah, meski jam segini kami belum pulang, tapi dagangan soto dan minuman saya cukup laris. Ada peningkatan (omzet) dibanding hari sebelumnya,” ujar Bu Eneng, salah satu pedagang warga sekitar GOR.
Turnamen kini bersiap memasuki fase krusial. Hari keempat esok akan langsung menyajikan babak perempat final hingga semifinal. Puncaknya pada Jumat, 10 Juli 2026, akan menjadi saksi akhir perjuangan para pahlawan tepok bulu untuk mengklaim podium tertinggi dan menjadi yang terbaik.






