aksiradio – Ibarat tertimpa tangga, ditengah prestasi yang menurun, Indonesia harus berbenah diri usai pengunduran diri 2 pemain pelatnas, Jonathan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo dari pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Dua pentolan sektor tunggal putra harus berkemas lebih cepat dari pelatnas PBSI, baik Jojo nama panggilan Jonathan Christie dan Chico memutuskan untuk memulai Fase baru dalam karir mereka, berjuang melalui jalur profesional.
Hal tersebut diumumkan Wakil Ketua Umum 1 PP PBSI Taufik Hidayat saat menggelar konferensi pers di pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (15/05/2025).
“PBSI hari ini mengumumkan bahwasannya Jonathan Christie dan Chico telah menyatakan mengundurkan diri dari pelatnas PBSI Cipayung dan selanjutnya akan memasuki fase baru dalam karir profesionalnya, yaitu menjalani model latihan berbasis klub, diluar sistem pelatnas,” ungkap Taufik
Seperti kita diketahui sebelumnya bahwa Jojo sudah gabung pelatnas PBSI sejak 2012, saat ia baru berusia 15 tahun. Meski demikian, ia antusias membuka lembaran baru dalam kariernya.
Taufik menambahkan,”PBSI menghormati keputusan ini karena kami melihat tanggung jawab Jojo dan Chico tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai manusia seutuhnya, inilah bentuk kedewasaan dan profesionalisme yang kami hargai.
Sementara Chico yang merupakan pemain kelahiran Jayapura, Papua, pada 15 Juni 1998, memulai kiprah bulu tangkisnya dari PB Pemda Papua sebelum akhirnya pindah ke PB Exist Jakarta pada 2013 dan bergabung dengan Pelatnas PBSI Cipayung.
“PBSI akan tetap melakukan pendekatan dan berkoordinasi khususnya didalam bidang teknik dan pembinaan termasuk dukungan penuh jika keduanya turun bertanding disetiap event atau ajang yang diikuti dan mewakili nama Indonesia,”ujar Taufik.
Namun selanjutnya, Jojo dan Chico meski telah menyatakan diri mengundurkan diri dari pelatnas, mereka masih merupakan keluarga besar dari PBSI. Keduanya akan selalu berada dibawah naungan federasi bulutangkis Indonesia.






