aksiradio – Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan fraksi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Karawang bagikan 3000 nasi bungkus perhari kepada Korban bencana Banjir.
Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, menjadi desa yang paling terdampak banjir sejak bergulirnya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, 01 Maret 2025.
Partai PDIP membuat dapur umum yang dioperasikan sejak 08 Maret 2015 untuk menyiapkan nasi bungkus para korban banjir baik untuk keperluan buka puasa maupun santap sahur.
Ketua DPC PDIP Karawang, Pipik Taupik Ismail (Kang Pipik) dalam kunjungan di hari kedua sejak dapur umum dioperasikan mengatakan bahwa bahwa dapur umum ini mendapat dukungan penuh dari struktur partai, mulai dari DPP, DPD, dan DPC hingga fraksi PDIP Karawang.
“Kami menyiapkan kurang lebih 1.500 bungkus untuk sahur dan 1.500 bungkus untuk berbuka puasa. Jadi totalnya ada sekitar 3.000 nasi bungkus yang kami distribusikan setiap harinya,” ujar Pipik.
Pipik juga menambahkan bahwa PDIP berkomitmen untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah secara nasional termasuk banjir yang melanda di Kabupaten Karawang.
Kang Pipik juga mengapresiasi kepada kedua pimpinan daerah baik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi maupun Bupati Karawang, Aep Saepulloh yang menyempatkan diri untuk turun langsung menyambangi para korban banjir.
“Kami berharap ini adalah banjir terakhir. Sudah ada program-program yang sedang diupayakan, mudah-mudahan segera terealisasi agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban,” tambah Pipik, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Sudah selayaknya pemerintah provinsi maupun Kabupaten mengantisipasi banjir yang melanda di Desa Karangligar, terlebih setiap musim penghujan tiba banjir kerap melanda desa tersebut.






