Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Olimpiade usai Kalah 1-0 dari Guinea

aksiradio – Tiga kali kesempatan lolos ke Olimpiade Paris Perancis 2024 di ajang Piala Asia, Timnas Indonesia U-23 gagal memanfaatkan kesempatan ke-4, kesempatan terakhir setelah kalah dari Guinea 0-1 di babak Play off.

Tiket terakhir untuk mewujudkan mimpi tampil di Olimpiade setelah menunggu 68 tahun lalu, pupus sudah usai Ilaix Moriba berhasil memanfaatkan hadiah penalti pada menit 29.

Penalti terjadi setelah Witan Sulaeman dianggap melakukan pelanggaran setelah mengganjal salah satu striker pemain Guinea. Bola yang dilepaskan Ilaix meluncur deras menusuk ketengah gawang Ernando Ari, sementara Ernando sudah menjatuhkan diri ke sudut kiri kiper.

Secara keseluruhan Timnas Indonesia U-23 pada babak pertama mampu mengimbangi permainan Tim Guinea yang lebih mengandalkan postur tubuh, fisik dan kecepatan. Babak pertama berakhir dengan Skor 1-0.

Memasuki babak kedua pola permainan tidak jauh berubah dari permainan di babak pertama, namun para pemain Indonesia mengalami permasalahan dengan pasing-pasing bola yang sering salah umpan.

Penempatan Nathan Tjoe-A-On sebagai senter back memang menjadi kendala permintaan Timnas jadi kurang berkembang karena minimnya suplay dan penguasaan bola di lapangan tengah, terlebih Komang yang bisa bermain di sektor kanan pertahanan dipindah ke sebelah kiri kurang berjalan.

Guinea sempat memiliki peluang untuk menambah gol setelah mendapatkan hadiah penalti untuk kedua kalinya setelah Alfeandra Dewangga dianggap melakukan pelanggaran ketika memotong bola di kotak penalti.

Keputusan wasit asal Perancis tersebut membuat pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong (STY) mengkritik hal tersebut yang berujung STY diganjar kartu Merah pada menit 75. Peluang penalti tersebut gagal dilaksanakan setelah sepakan bola hanya menyentuh mistar gawang dan keluar.

Penampilan Timnas yang tidak diperkuat dua pemain inti di jantung pertahanan, Rizky Ridho yang mendapatkan kartu merah dipertandingan sebelumnya dan Justin Hubner yang tidak diijinkan klubnya di Jepang, membuat pertahanan Indonesia sedikit mengalami masalah.

Permasalahan di lini belakang Timnas dapat dimanfaatkan Timnas Guinea, meski hanya mampu menciptakan 1 gol hingga pertandingan usai, Timnas Guinea berhak melaju untuk menjadi peserta di ajang Olimpiade Paris Perancis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *