NEWS  

Banjir di Daerah ini Layaknya Naik Turun Harga Bahan Pokok di Pasar

aksiradio – Naik turunnya air selama 3 hari terakhir yang merendam ratusan rumah penduduk di Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang layaknya naik turun harga bahan pokok di pasaran, Minggu (07/05/2023).

Terhitung sejak Jumat hingga Minggu pagi atau mulai 5 hingga 7 Mei 2023, akibat intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah hulu dan luapan sungai Cibeet dan Citarum, membuat warga di tiga desa di Kecamatan Teluk Jambe Barat, yaitu Desa Mekar Mulya, Desa Mulya Jaya dan Desa Karang Ligar. Adapun ketinggian air bervariasi mulai dari 30 hingga kurang lebih 2 meter.

Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga merendam akses jalan antar desa sehingga membuat aktivitas warga jadi terganggu.

Desa Karang ligar Kecamatan Teluk Jambe Timur merupakan salah satu wilayah terparah dan langganan banjir dan hingga kini belum ada solusi bagi warga.

Sebagian warga yang rumahnya terendam banjir, memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman karena dikhawatirkan air terus meninggi, namun sebagian warga terlihat masih terlihat bertahan untuk berada dirumahnya guna menyelamatkan harta benda mereka.

Menurut salah satu warga, Rodiah yang rumahnya terendam banjir hingga 1,5 meter, terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Bahkan di dalam rumah pketinggian air mencapai 1,5 meter. Warga memilih untuk mengungsi karena debit air saat ini terus meningkat,” katanya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang Mahpudin, saat dikonfirmasi mengenai banjir di wilayah tersebut menjelaskan, sejak dua hari terakhir banjir terus meluas hingga merendam 3 desa.

“Untuk banyaknya pemukiman penduduk yang terendam banjir, kami belum mendapatkan data dari lapangan dan hanya mendapat data dari desa karang ligar yakni sekitar kurang lebih 237 rumah yang terendam banjir,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *