Berlakukan sanksi bagi perusahaan yang Ngeyel..!!!

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 bersama Muspida, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menutup sementara aktivitas produksi di PT DNP Indonesia dan PT Exedy Manufacturing Indonesia di Karawang International Industry City (KIIC) selama 14 hari, trehitung mulai hari ini, Rabu (26/8/2020).

Kedua perusahaan tersebut terpaksa harus dihentikan sementara aktivitas produksinya, karena sejumlah karyawannya terkonfirmasi positif COVID-19. Untuk PT DNP terdapat 34 karyawan yang terpapar virus corona. Sementara untuk PT Exedy terdapat 15 karyawan.

Tindakan tegas Gugus Tugas bersama unsur Muspida Karawang mendapat apresiasi dari Pemerhati politik dan pemerintahan, H. Asep Agustian, SH. MH,

“Saya mengapresiasi langkah tim Gugus Tugas dan semua unsur Muspida Karawang yang sudah berani bertindak tegas terhadap kedua perusahaan yang menjadi klaster baru Virus Corona, dan memang sudah seharusnya Pemerintah membuat ketegasan, agar tidak menyebar lebih luas lagi terhadap masyarakat umum,”

“Yang patut diwaspadai bukan hanya penyebaran dilingkungan pabrik atau lingkup kawasan saja, tapi akan lebih mengerikan lagi jika penyebarannya sampai ke masyarakat umum. Masalahnya karyawan kedua pabrik tersebut tidak hanya berinteraksi dengan lingkungan pabrik saja,”

“Mereka yang sudah dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona sudah pasti berinteraksi dengan keluarga, lingkungan rumah, dan mereka bisa jadi pergi ke pasar atau fasilitas – fasilitas umum lainnya. Apa lagi dari kedua pabrik tersebut jumlahnya sampai 49 orang karyawan,”

“Dan saya pastikan, kasus ini menjadi tugas berat lagi tim Gugus Tugas, karena mereka sudah pasti harus melakukan tracking ke 49 orang karyawan tersebut. Artinya, setelah dinyatakan positif terpapar Virus Corona, mereka berinteraksi dengan siapa dan sudah kemana saja. Tentu semua yang pernah berinteraksi masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan harus segera di Rapid Test atau Swab Test,”

“Seharusnya hal seperti ini minim kemungkinan terjadi dikawasan industri, kalau saja waktu itu semua perusahaan patuh pada himbauan Pemerintah untuk melakukan Rapid Test massal secara mandiri,”

“Kalau sudah begini kan semua jadi repot, dan ada ketakutan dimasyarakat. Sebab kita semua ketika berada diruang publik, tidak pernah tahu seseorang itu terpapar atau tidak? Oleh karena itu, saya mendesak Pemerintah agar lebih tegas lagi terhadap perusahaan, agar mau melakukan Rapid Test Massal secara mandiri. Bila perlu berlakukan sanksi bagi perusahaan yang ngeyel,”

“Saya juga perlu mengingatkan sekaligus mendesak kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Karawang. Agar segera turun ke pabrik – pabrik yang ada dikawasan industri serta zona, berikan ketegasan agar mematuhi himbauan Pemerintah. Toh sudah ada kok dasarnya, yaitu surat dari Gubernur,”

“Jadi jangan hanya duduk di belakang meja dan merekomendasikan kedua pabrik yang sudah banyak terpapar karyawannya. Kalau harus nunggu banyak yang terpapar dulu, bisa membahayakan masyarakat umum,”

JAGA DAYA TAHAN TUBUH DENGAN BIOMORINGA & BIOACTIVA

Kini telah hadir jamu tetes herbal Bioactiva dan Biomoringa dengan kandungan 100% herbal alami dapat menjaga daya tahan tubuh anda dan sistem kekebalan tubuh anda dalam mengantisipasi virus corona yang sedang merebak saat ini, dan membantu penyembuhan penyakit lainnya yang sedang anda alami.

Dapatkan Biomoringa dan Bioactiva di :

GERAI SEHAT AKSI 96.1 FM KARAWANG
Jl. Dr. Taruno No.51, Adiarsa Bar., Kec. Karawang Baru,
Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41312
CP : Jaka Swara
Phone : 0811128739
Whatsapp : http://bit.ly/62811128739

GERAI SEHAT TEH RINI WANCIMEKAR
Kp. Cariu Krajan RT. 02 RW. 02 Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru,
Karawang – Jawa Barat
CP : Yayat Hidayat
Phone : 085310672282
Whatsapp : http://bit.ly/6285310672282

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *