aksiradio – Akibat adanya suara-suara ketidakadilan dan dinilai Diskriminatif terhadap insan pers terkait ketidaksetaraan dalam anggaran layanan hubungan media (dana kemitraan) di diskominfo Karawang, Ketua Komisi IV DPRD Karawang, H. Asep Syaripudin, mengecam hal tersebut.
“Diskominfo merupakan dinas yang menjadi pusat informasi di Kabupaten Karawang selayaknya banyak bermitra dengan insan pers dan seharusnya tidak ada diskriminasi,” katanya Selasa (16/01/2023).
Menurut Asep Ibe, sapaan akrabnya, Diskominfo dalam membuat anggaran kegiatan yang berkaitan dengan insan pers sebaiknya terlebih dahulu mengundang atau melibatkan semua stakeholder yang erat kaitannya dengan informasi dan komunikasi, yakni rekan-rekan media cetak dan media elektronik.
Masih menurut Asep Ibe, posisi media sebagai mitra strategis eksekutif dan legislatif, seharusnya Diskominfo merangkul semua media dalam pelaksanaan anggarannya, sehingga kegiatannya merepresentasikan semua kalangan media juga.
Selain itu, lanjutnya, dengan adanya kejadian digeruduk nya kantor Diskominfo Karawang oleh sejumlah insan pers harus menjadi evaluasi besar dan harus diambil hikmah bahwa ke depan Diskominfo harus ‘melek’ kalau di Kabupaten Karawang banyak media dan insan pers.
“Kalau memang anggarannya masih kurang ya tinggal sampaikan usulannya ke kami (Banggar), misal ada berapa pihak yang harus dilibatkan, jenis kegiatannya apa, tinggal diestimasi lalu sampaikan ke kami. Jangan sampai ke depan timbul gesekan. Kami di Komisi IV selalu support insan pers di Karawang,” pungkasnya.
Pada dasarnya perkembangan informasi sangat pesat, kehadiran insan pers dengan segala pertumbuhannya, merupakan sarana bagi pemerintah khususnya Kabupaten Karawang yang memiliki wilayah yang cukup luas, media dibutuhkan untuk membantu menyampaikan program hingga ke segala penjuru.






