Cara Sehat Konsumsi Hidangan Khas Idul Adha

Gulai daging kambing, sapi, sate dan lainnya, memang dikenal sebagai hidangan khas Idul Adha. Namun, ada kekhawatiran masalah kesehatan semisal tekanan darah, kolesterol buruk naik mendadak hingga masalah pencernaan usai menyantap sajian ini.

Agar masalah ini tak terjadi, sebaiknya perhatikan porsi Anda. Pada sajian rendang daging misalnya, Nutrition & Wellness Consultan Nutrifood, Moch. Aldis R menyarankan Anda mengurangi bumbunya.

Hal serupa juga bisa Anda lakukan pada hidangan gulai yang biasanya menggunakan santan. Anda bisa tetap menyantap gulai dari porsi tak berlebihan dan mengurangi kuahnya.

Spesialis Kedokteran Keluarga dari Canadian Hospital, Dubai, Dr Bobomurod Kelidyorov seperti dilansir Gulf News juga mengingatkan, berlebihan mengonsumsi makanan kaya lemak dan protein bisa menyebabkan mual, muntah, dan diare karena mengganggu sistem pencernaan.

Makanan berbahan daging yang dimasak dengan minyak dan rempah-rempah membutuhkan waktu delapan hingga 12 jam untuk dicerna.

Menurut dia, jangan mengonsumsi lebih dari 100 gram daging per sajian. Maksimal porsi daging Anda 200 gram antara dua waktu makan.

Bahkan, dokter spesialis saraf dari RSCM, Amanda Tiksnadi, juga menyarankan, mereka yang tekanan darahnya berada di angka 200 sebaiknya lebih ketat membatasi asupan daging sapi.

Menurut dia, ketimbang daging sapi, pilihlah ikan atau ayam karena kadar purinnya lebih rendah. Purin diketahui bisa menyebabkan asam urat naik tinggi dan menjadi faktor risiko tinggi stroke, penyakit jantung dan masalah ginjal.

Selain itu, ingatlah, jangan kalap menyantap semua makanan yang tersaji di meja. Jika ingin mengambil banyak makanan, ambilah dalam porsi sedikit (bukan sepiring penuh).

Makan secara berlebihan berisiko membuat Anda terkena gangguan pencernaan dan kembung, demikian catatan di laman Times of India.

Kemudian, cobalah menambah lebih banyak sayuran dalam sajian daging Anda seperti lobak, dan wortel sebagai asupan kaya antioksidan yang dapat melindungi sel-sel Anda dari kerusakan oksidatif, memudahkan pencernaan karena kadungan serat dalam sayuran dan memperlambat memasak membantu mencerna daging dengan mudah.

Pilih metode memasak yang sehat. Jika Anda menyiapkan hidangan sendiri, pilih untuk memanggang daging daripada menggorengnya. Tambahkan sedikit minyak zaitun dan panggang daging serta sayuran.

Selain itu, tak ada salahnya menyantap yogurt sebagai asupan probiotik dan tetaplah menjaga hidrasi Anda sepanjang hari. (*)

JAGA DAYA TAHAN TUBUH DENGAN BIOMORINGA & BIOACTIVA

Kini telah hadir jamu tetes herbal Bioactiva dan Biomoringa dengan kandungan 100% herbal alami dapat menjaga daya tahan tubuh anda dan sistem kekebalan tubuh anda dalam mengantisipasi virus corona yang sedang merebak saat ini, dan membantu penyembuhan penyakit lainnya yang sedang anda alami.

Dapatkan Biomoringa dan Bioactiva di :

GERAI SEHAT AKSI 96.1 FM KARAWANG
Jl. Dr. Taruno No.51, Adiarsa Bar., Kec. Karawang Baru,
Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41312
CP : Jaka Swara
Phone : 0811128739
Whatsapp : 

GERAI SEHAT TEH RINI WANCIMEKAR
Kp. Cariu Krajan RT. 02 RW. 02 Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru,
Karawang – Jawa Barat
CP : Yayat Hidayat
Phone : 085310672282
Whatsapp : 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *